KAJIAN LAFAL DARI SEGI LUAS DAN SEMPITNYA MAKNA (Lafal ‘Ām, Khāṣ, Amr, dan Nahiy)

  • Sardiyanah Sardiyanah Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
  • Andi Muh. Taqiyuddin BN UIN Alauddin Makassar
Keywords: ‘Ām, Khāṣ, Amr, dan Nahiy

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, memaparkan tentang bagaimana kehujjahan lafal ‘Ām, Khāṣ, Amr, dan Nahiy, dan untuk menjelaskan Implementasi lafal ‘Ām, Khāṣ, Amr, dan Nahiy. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, jenis penelitian adalah library research dan menggunakan metode pendekatan linguistik dan normatif. Metode pengumpulan data  yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Lafal al-‘Ām sebelum di-takhṣiṣ, ada yang mengatakan bahwa dia adalah ḥujjah ẓanniyah dan ḥujjah qaṭ’iyyah. Kemudian lafal khāṣ adalah hujjah, karena para ulama sepakat bahwa dilālah-nya lafal khāṣ adalah qaṭ’i. Adapun lafal Amr dan Nahiy adalah bagian dari lafal khāṣ, kemudian dari sinilah dapat dipahami juga bahwa lafal Amr dan Nahiy dapat dijadikan sebagai hujah, karena dilālah-nya lafal khāṣ adalah qaṭ’iy. 2) Implementasi Lafal ‘Ām, Khāṣ, Amr, dan Nahiy masing-masing tidak hanya mencakup pada asalnya, namun luas cakupannya.

References

Ali, Muhammad. (11 Oktober 2020). “Polemik Menag Terkait Radikalisme: Dari Cadar, Celana Cingkrang hingga Good Looking dan Hafiz”, Liputan 6, 05 September 2020. https://www.liputan6.com/news/read/4348340/polemik-menag-terkait-radikalisme-dari-cadar-celana-cingkrang-hingga-good-looking-dan-hafiz.

Ali, Mohammad Daud. (2015). Hukum Islam; Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia. Cet. 21; Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Al-Naisābūrī, Muslim bin al-Ḥajjāj al-Qusyairī. (2006M/1427H) Ṣaḥīḥ Muslim, Jilid II. Cet. 1; Riyāḍ: Dār Ṭaibah Li al-Nasyr wa al-Taūzī.

Al-Zuhailī, Muḥammad Musṭafā. (2006M/1427H). al-Wajīz Fī Uṣūl al-Fiqh al-Islāmī, Juz 2. Cet. 8: Dimasyq.: Dār al-Khair Lī al-Tibā’ah Wa al-Nasyr.

Amar dan Nahi I. (24 Oktober 2020). academia.edu, https://www.academia.edu/8422221/AMAR_DAN_NAHI_I.

Bakry, Nazar. (2003). Fiqh & Ushul Fiqh. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

al-Bukhārī, Muḥammad bin Isma’īl. Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. (2002M/1423H). Cet. 1; Dimasyq: Dār Ibnu Kaṡīr.

Harisudin, M. Noor. ( 2020). ILMU USHUL FIKIH I. Jember: Instrans Publishing.

Ikhwan, Mohammad Nor. (2002). Memahami Bahasa Al-Qur’an. Jogjakarta: Pustaka Pelajar.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2002M). Mushaf al-Qur’an dan Terjemah. Depok-Jakarta: al-Huda Kelompok Gema Insani.

Khallāf, ‘Abdul Wahhāb. (t.th.). ‘Ilmu Uṣul al-Fiqh. Cet. 8: t.t.p.: Dār al-Qālam.

al-Khuḍarῑ Bik, Muḥammad.( 1969M/1389H). Uṣul al-Fiqh. Cet. 6: al-Maktabah al-Tijāriyyah al-Kubrā.

Misbahuddin. (2015). Ushul Fiqh II. Makassar: Alauddin Press.

Munawwir, Ahmad Warson.( 1997). Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia. Cet XIV: Surabaya: Pustaka Progressif.

Munawwir, Ahmad Warson. (1997). Al-Munawwir: Kamus Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka Progresif.

Muslimin. (2012).“Urgensi Memahami Lafal ‘Ām dan Khāṣ Dalam al-Qur’an ” Tribakti; Jurnal Pemikiran Keislaman. vol. 23 no. 2, h. 139, https://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/tribakti/article/view/33.

Nurhayati dan Ali Imran Sinaga. (2019). Fiqh dan Ushul Fiqh. Cet. 2: Jakarta: Prenada Media Group.

Pulungan, Enny Nazrah. (22 Oktober 2020). Diktat Fikih Usul Fikih. http://repository.uinsu.ac.id/8531/1/Diktat.pdf.

Rosidin, Dedeng. Diktat Usul Fikih. (22 Oktober 2020). http://file.upi.edu/Direktori/FPBS/JUR._PEND._BAHASA_ARAB/195510071990011-DEDENG_ROSIDIN/DIKTAT_USHUL_FIQIH.pdf.

Sahib, Muhammad Amin. (2016). “Lafaz Ditinjau dari Segi Cakupannya (‘Am – Khas – Muthlaq – Muqayyad).” Diktum; Jurnal Syariah dan Hukum, vol. 14 no. 2, h. 139, https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/diktum/article/view/229.

Salih, Muhammad Adib. (1984). Tafsir an-Nusus fi al-Fiqh al-Islami, jilid I. Beirut : al-Maktab al-Islami.

Syafe’i, Rachmat. (2007). Ilmu Ushul Fiqih. Cet. III; Bandung: CV Pustaka Setiaji.

Syarifuddin, Amir. 2014. Ushul Fiqh Jilid 2 (Cet. 7). Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Zahra, Muhammad Abu. (1999). Ushul Fiqh. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Zuhaili, Wahbah. (1999). Al-Wajiz fi Ushul Fiqh. Damaskus: Dār al Fikri.

Published
2021-04-19