MEMAHAMI PERBEDAAN ANTARA BAHASA ARAB FUSHAH DAN ‘AMMIYAH

  • Amran AR IAIM Sinjai
  • Takdir Takdir Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
  • Ahmad Munawwir Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nurlatifah Nurlatifah Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Keywords: Bahasa Arab, Fushah, ‘Ammiyah

Abstract

Bahasa Arab Fushah dan ‘Ammiyah  merupakan bahasa Arab yang bersumber dari bahasa Smit, penggunaan bahasa Fushah di dapatkan pada kitab suci al-Qur’an, al-Hadis dan buku-buku ilmiah lainnya, sedangkan bahasa ‘Ammiyah bisa didapatkan pada ungkapan yang dipergunakan sehari-hari sebagai alat komunikasi bangsa Arab. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research), penelitian ini berfokus pada pengumpulan data yang berkaitan dengan kepustakaan melalui bacaan dan catatan untuk mengolah bahan penelitian. Pra Islam, masyarakat Arab mengenal stratifikasi kefasihan bahasa. Kabilah yang dianggap paling baik bahasa Arabnya dibanding yang lain adalah Quraisy yang dikenal sebagai surat al-Arab (pusatnya masyarakat Arab). Kefasihan bahasa Quraisy ditunjang oleh tempat tinggal mereka yang secara geografis berjauhan dengan negara-negara bangsa non-Arab dari segala penjuru. Bahasa ‘Ammiyah adalah “bahasa dalam penyimpangan” (lughat fi al-lahn) setelah sebelumnya merupakan fenomena dalam penyimpangan bahasa. Secara perlahan tapi pasti bahasa ‘Ammiyah terus berkembang hingga menjelma sebagai bahasa yang otonom dengan kaidah dan ciri-cirinya sendiri. Bahasa ‘Ammiyah di negeri-negeri (taklukan) Islam awalnya adalah lahn yang sederhana dan masih labil karena masyarakatnya masih memiliki watak bahasa Arab yang genuin. Karena itu, di awal kemunculannya bahasa ‘Ammiyah di kalangan masyarakat masih mempunyai rentangan antara yang lebih dekat dengan bahasa baku (Fushah) sampai pada yang jauh darinya.

References

Amran AR, & Takdir. (2020). Penugasan Pembuatan Media Audio Visual Percakapan Bahasa Arab Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbahsa Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab IAI Muhammadiyah Sinjai. Journal.Iaimsinjai.Ac.Id‏, 2(2), 15– 24. http://journal.iaimsinjai.ac.id/index.php/naskhi/article/view/69

Al-Rafi’i. (1974) Tarikh Adab al-Arab, Beirut : Daar al-kitab al-Arab.

Al-Wâfi, ‘Ali ‘Abd, Fiqh al-Lughah, (Kairo: Dâr Nahdhoh Masr li al-Tab’ wa al-Nasyr, t.t.)

Arsyad, Azhar. (2003) Bahasa Arab dan Metode Pengajarannya, Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Hindun. (2011). Pengantar Bahasa Arab Amiyah, Yogyakarta : Elisa Press.

Mahmud. (2011). Metode Penelitian Pendidikan, CV. Pustaka Setia, Bandung.

Mestika Zed. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan, Jakarta , Yayasan Obor Indonesia.

Takdir. (2019). Metodologi pembelajaran bahasa arab (analisis pendekatan quantum ). Jurnal Naskhi: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Bahasa Arab, 1(1), 1–7. http://journal.iaimsinjai.ac.id/index.php/naskhi/article/view/65

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung, Alfabeta.

Wafi. (1983). Al-Lughah wal mujtama’, Jeddah: Syarikat Maktabah Ukadz.

Ya’kub, Emil Badi’. (1982) Fiqh al-Lughah al-Arabiyah wa Khashasuha. Beirut: Dar al-Tsaqafah al-Islamiyah,

http://ruhalifah.blogspot.co.id/2013/09/perbedaan-bunyi-bahasa-arab-Fushah-dan.html, 4 Januari 2021, pukul 11.00 Wita.

http://rinaldy-tuhumury.blogspot.co.id/2012/07/analisis-isi-content-analysis.html, 7 Januari 2021, pukul 10.15 Wita.

Published
2021-04-19